Gadai Sertifikat Atas Nama Orang Tua

Gadai Sertifikat Atas Nama Orang Tua

Gadai sertifikat atas nama orang tua dapat menjadi solusi kebutuhan finansial mendesak. Solusi kebutuhan tersebut mengharuskan seseorang mencari dana pinjaman dengan jumlah cukup besar.

Bagi sebagian orang yang terutama belum memiliki properti jaminan sertifikat rumah atas nama sendiri. Maka opsi mengajukan sertifikat rumah atas nama orang tua dapat menjadi solusi.

Namun pilihan menggadai sertifikat atas nama orang tua wajib mengikuti ketentuan agar proses pengajuan berjalan lancar.

 

Mengapa Memilih Gadai Sertifikat Atas Nama Orang Tua

Mengapa Memilih Gadai Sertifikat Atas Nama Orang Tua

Gadai sertifikat adalah salah satu bentuk pinjaman yang menggunakan jaminan sertifikat rumah sebagai agunan ke lembaga keuangan. Sertifikat rumah ini sebagai alat untuk meminimalisir resiko kredit lembaga keuangan dalam memberikan pinjaman kredit.

Jadi dalam prosesnya meskipun anda memiliki jaminan sertifikat rumah yang ada di tangan anda belum tentu akan di setujui. Karena proses pengajuan pinjaman ke lembaga keuangan wajib memenuhi syarat dan ketentuan aturan kredit di lembaga keuangan tersebut.

Salah satu opsi dalam pilihan pinjaman gadai sertifikat rumah ini ialah menggadaikan sertifikat atas nama orang tua. Namun memilih mengajukan pinjaman tersebut tentu ada alasan dan bagaimana cara agar pinjaman tersebut berhasil cair.

Berikut ini alasan memilih gadai sertifikat rumah atas nama orangtua :

1. Belum Memiliki Properti Sendiri

Saat ini masih banyak masyarakat yang belum memiliki hunian properti rumah sebagai asset. Mengingat saat ini harga rumah memiliki nilai jual tinggi sehingga dapat memberatkan sebagian orang.

Namun bagi anda yang memiliki jaminan sertifikat rumah atas nama orangtua dapat anda ajukan. Pilihan pinjaman ini dapat menjadi solusi tepat untuk anda yang membutuhkan dana pinjaman dengan jumlah cukup besar.

Karena lembaga keuangan menerima pengajuan sertifikat rumah atas nama orang tua dengan salah satu anak kandung sebagai pemohon. Untuk pemohon tidak bisa saudara lain seperti paman, tante, keponakan, sepupu, cucu dan saudara lainnya.

Pemohon saudara lain tidak bisa mengajukan karena pada dasarnya sertifikat rumah ialah harta turunan orangtua ke anak. Jadi apabila pemohon saudara lain dan terjadi wanprestasi atau gagal bayar maka rumah tersebut akan menjadi sengketa.

Karena di bagian dunia manapun tidak ada yang bisa menjamin seseorang membayar pinjaman dengan lancar. Jadi untuk meminimalisir risiko tersebut hingga dapat terjadi sengketa maka wajib anak kandung saja yang menjadi pemohon.

2. Nilai Rumah Lebih Tinggi

Alasan seseorang memilih mengajukan pinjaman sertifikat atas nama orangtua karena nilai properti rumah lebih tinggi. Dengan nilai harga properti yang lebih tinggi tersebut memungkinkan mendapatkan jumlah pinjaman yang besar.

Namun pada dasarnya pinjaman yang di berikan oleh lembaga keuangan juga akan bergantung kepada besar kecilnya pendapatan. Jadi meskipun nilai jaminan yang anda ajukan memiliki nilai tinggi akan kembali lagi kepada seberapa besar pendapatan per bulan yang anda terima.

Alasan lainnya rumah yang anda miliki masih dalam cicilan pinjaman KPR bank dan belum lunas. Sehingga anda membutuhkan dana cepat dengan sertifikat rumah atas nama orangtua yang berada di tangan.

Karena untuk take over sertifikat rumah memerlukan waktu lebih lama jika membandingkan pinjaman sertifikat rumah yang sudah ada di tangan. Kendala lainnya pelunasan take over sertifikat rumah yang masih tinggi sehingga tidak menutup dengan fasilitas pinjaman baru.

Untuk proses take over pinjaman KPR rumah ke pinjaman multiguna akan sulit jika baru berjalan beberapa tahun dengan pelunasan pinjaman besar. Karena terkadang persetujuan di pinjaman kredit multiguna tidak sebesar pinjaman KPR sehingga hutang pinjaman tidak dapat menutupi.

3. Persetujuan Orang Tua

Sebelum anda mengajukan pinjaman sertifikat atas nama orang tua maka wajib mendapatkan persetujuan. Ada baiknya memusyawarahkan terlebih dahulu tujuan kredit pinjaman tersebut dan menjelaskan risiko yang dapat terjadi.

Karena jika pinjaman tersebut mendapat persetujuan dari lembaga keuangan maka kedua orangtua wajib hadir tanda tangan di kantor. Apabila kedua orangtua tidak bisa hadir maka pinjaman tidak dapat di proses.

Lain halnya jika orang tua di atas nama sertifikat tersebut sudah tiada. Untuk proses sertifikat atas nama almarhum orangtua wajib sekalian balik nama sertifikat ke seluruh ahli waris yang tercantum di Surat Keterangan Waris (SKW) kelurahan kecamatan.

Anda wajib berdiskusi terlebih dahulu dengan seluruh ahli waris sertifikat rumah tersebut. Karena ketika pinjaman mendapat persetujuan seluruh ahli waris rumah tersebut wajib hadir untuk tanda tangan ke kantor.

 

Syarat Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orang Tua

Berikut ini dokumen persyaratan kredit yang perlu anda siapkan jika ingin menggadai sertifikat nama orang tua. Sebaiknya anda mempersiapkan dokumen persyaratan tersebut dengan lengkap.

Berikut persyaratan yang harus di lengkapi :

  • Fotocopy KTP Kedua Orangtua
  • Fotocopy Kartu Keluarga Orangtua
  • Fotocopy Buku Nikah Orangtua
  • Fotocopy KTP Anak Suami Istri (salah satu anak kandung)
  • Fotocopy Kartu Keluarga anak
  • Fotocopy Buku Nikah anak
  • Slip gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran 3 Bulan Terakhir
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)